Alasan pindah dari Laptop Windows ke Macbook Pro (Unboxing Macbook Pro M1 2020)

Box Macbook Pro M1 Chip 2020

Dari yang awalnya hanya berencana rakit PC dengan budget Rp15juta, akhirnya malah pilih Macbook Pro M1 2020. Bukannya khilaf, tapi memang setelah di pertimbangkan, Macbook Pro M1 yang paling sesuai dengan kebutuhan saya.

Kok baru bahas Macbook Pro M1?

Ya emang sih, kalau ngomongin Macbook Pro M1 sekarang, itu udah agak telat. Karena per tanggal hari ini (19 November 2021), Macbook Pro M1x 2021 sudah launcing di tanggal 10 November 2021 kemarin. Tapi di Indonesia memang belum banyak yang punya barangnya, palingan hanya beberapa youtubers gatget aja, dan itupun untuk kebutuhan reivew.

Ohya, laptop Macbook Pro M1 ini saya beli di tanggal 9 Agustus 2021. Karena kesibukan, jadi belum sempat saya buat kontennya. Nah kebetulan banget malam ini insomnia saya kambuh 😅, yaudah nulis ini aja sambil nunggu ngantuk.

Komputer baru untuk apa?

Oke langsung ke pointnya. Saya kebetulan punya bisnis online, di bisnis online ini kami lagi ada kebutuhan bikin konten video rutin gitu.

Tapi komputer saya yang lama, udah engga mampu lagi menghendel pekerjaan untuk video editing yang berat-berat. Jadi kami butuh komputer yang performanya lebih tinggi.

Pada awalnya, saya budgetin 15 juta tuh untuk ngerakit PC baru, udah punya list item-item hardware apa aja yang perlu dibeli, udah nego harga juga di salah satu toko di Denpasar. Sebenernya PC ini selain untuk video editing, yaaaa biar bisa dipakai main game juga hehehehe.

PC Gamming vs Macbook Pro M1

Cuman saya pikir-pikir lagi, “Hemm… dalam waktu dekat ini, bakal sering ada meeting dan presentasi ke calon client diluar kantor. Kalau uang 15 juta ini saya jadiin PC Gamming, udah pasti PC engga bisa dibawa kemana mana kan?”.

Terus saya pikir, “Heem…. sekarang aja kali ya, upgrade laptop ke macbook”. Karena saya pribadi udah cukup lama juga pengen punya Macbook Pro.

Untuk sekedar info, saya ini pengguna Windows dari awal banget mengenal komputer. Kebetulan saya kuliah jurusan informatika, jadi dari Windows XP ke Windows 10, satu versipun engga pernah saya lewatin, tiap kali Windows ngeluarin versi baru, saya selalu upgrade ke versi Windows yang baru. Ini gambaran kalau saya begitu melekatnya dengan Windows.

Pandangan negatif saya terhadap Macbook

Sebelum Apple ngeluarin prosesor M1 chip nya, saya melihat Macbook Air ataupun Macbook Pro adalah laptop yang terlalu over price. Harganya mahal, tapi kalau dari segi fungsi, engga sebaik laptop Windows diharga segitu.

Tapi ini menurut pendapat pribadi saya lo ya (waktu itu), dan ini pendapat saya waktu Macbook belum pakai Prosesor Apple Silicon. Karena teman saya punya Macbook Pro, tapi yang masih pakai prosesor intel.

Macbook Pro teman saya ini kalau di pakai kerja, panaaaaas bangeeet (kipasnya kayak suara drone 😅), kalau masalah performa yaaaa memang oke sih, ya tapi laptop Windows seharga Macbook Pro juga performanya ngebut. Lagipula port di Macbook juga dikit, kalau beli aksesoris, harganya mahal.

Kenapa saya pilih Macbook Pro M1?

Cuman, setelah Apple mengembangkan prosesornya sendiri, yaitu Apple Sillicon (M1 Chip), mendadak Macbook itu jadi engga over price lagi di mata saya. Akan saya jelasin kenapa.

Beberapa saat setelah Macbook Pro M1 Chip di launcing pada tanggal 10 November 2020 kemarin. Saya mulai banyak terpapar video – video review para youtubers gatget. Terutama yang diluar negeri (karena waktu itu barangnya belum nyampe di Indonesia). Dan berikut hal-hal yang membuat saya mulai melirik Macbook M1 Chip :

  • Dengan M1 Chip, performa Macbook jadi 10x lipat lebih cepat
  • Karena menggunakan prosesor berbasis ARM, batrainya jadi irit sampai 20 jam
  • Suhu laptop tetap dingin, walaupun sedang mengerjakan proses yang berat sekalipun
  • Saat kipasnya nyalapun, suaranya tidak kedengeran
  • Layar retina display yang bener-bener memanjakan mata
  • Ada upgrade juga di Facetime (webcam) hasil videonya lebih bagus
  • Suara speaker dan microphone kualitas studio
  • Keyboard Macbook diganti dari mekanisme butterfly (kupu-kupu) ke mekanisme scissor (gunting)
  • Dan yang terakhir, tentunya touchbar

So, PC Gamming budget 15 juta? atau Macbook Pro M1 Chip? Akhirnya saya putuskan beli Macbook Pro M1 Chip.

Beli dimana & berapa harganya?

Ini bukan endorse ya, saya sama sekali engga di endorse sama tokonya, ini murni cuman pengen sharing aja. Soalnya saya juga kesulitan saat pengen beli kemarin, bingung mau beli di mana. Awalnya saya dateng ke beberapa gerai iBox di seputaran Denpasar, Macbook M1 barangnya kosong semua. Tapi kalau cek di website resminya iBox, barang ada sih, tapi harganya sedikit lebih mahal, kalau dibandingkan dengan seller-seller di marketplace tokped/shopee.

Setelah melakukan riset yang cukup panjang, cari rekomendasi sana sini, akhirnya saya putuskan beli Macbook Pro M1 Chip nya di tokopedia. Nama seller nya Studio Ponsel. Seller ini menjual berbagai macam produk – produk apple original. Kalau dibandingin dengan iBox, harga – harga produk apple di Studio Ponsel ini sedikit lebih murah. Disamping itu Studio Ponsel ini ratingnya 4.9, review-reviewnya bagus, angka penjualan suksesnya tinggi, harganya sedikit lebih murah. Why not? akhirnya saya putuskan beli Macbook M1 chipnya disana.

Berikut link pembeliannya : Apple Macbook Pro 2020 M1 8GB 256GB SSD MYD82 MYDA2 Gray Silver Resmi – Resmi INTER, Space Grey

Saya membeli Macbook Pro M1 Chip 2020 yang based model, spesifikasinya : Warna Space Gray, Layar 13 Inci, SSD 256GB, RAM 8GB, kebetulan saya pilih yang versi Internasional, bedanya hanya di jenis colokan listrik dan yang versi Internasional harganya lebih murah.

Invoice pembelian Macbook Pro M1 Chip saya di Tokopedia

Saya beli Macbook Pro M1 Chip yang versi 256GB dengan harga Rp19.449.000 + biaya pengiriman dari Jakarta ke Bali yang sudah include packing kayu Rp248.000 (8Kg) + biaya proteksi Rp Rp80.500 + biaya donasi dan layanan Rp5.829 sehingga total transaksi Rp19.783.429, Nah kebetulan banget Studio Ponsel lagi ada promo Cashback Rp400.000, ya jadi lumayaaaan lah bisa nambah aksesoris USB Hub.

Setelah menunggu 3 hari, paket Macbook saya sampai di rumah dengan selamat.

Foto – foto unboxing Macbook Pro

Berikut adalah foto yang sempat saya ambil saat unboxing Macbook M1 Chip 2020. Kalian bisa pakai foto ini gratis, tapi mohon bantu sertakan link sumbernya ya gaes (putuadi.id).

Penampakan packing kayu JNE Regular dari Jakarta ke Bali
Box Macbook dibungkus dengan bubble wrap yang tebal
Bagian sudut box Macbook agak penyok
Nah ini dia Box Macbook Pro M1 Chip, dan sekarang siap untuk kita unboxing
Membuka plastik lapisan luar Box Macbook Pro M1 Chip
Penampakan Laptop Macbook Pro M1 Chip
Berat laptop Macbook Pro M1 Chip hanya 1.4kg
Penampakan logo apple pada Laptop Macbook Pro M1 Chip
Isi di dalam box Macbook M1 Chip
Isi di dalam box Macbook M1 Chip
Pengaturan Laptop Macbook Pro M1 chip untuk pertama kalinya

Ini khusus unboxing dulu ya, kita belum ngebahas review. Nanti akan saya ceritakan lagi bagaimana pengalaman saya menggunakan Macbook Pro M1 Chip ini setelah beberapa bulan, apalagi saya adalah seorang pengguna Windows sejati dari awal pakai komputer. Pasti engga mudah beradaptasinya.

Nah itu tadi sedikit sharing saya tentang, kenapa saya membeli laptop Macbook Pro M1 Chip 2020. Moga moga informasi yang saya sampaikan ada manfaatnya.

Salam,

Putu Adi.

 


belajar kombucha

Follow saya di sosial media

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments