Video : Saya memulai Channel Youtube, untuk misi pengembangan diri di Tahun 2023

Gimana rasanya bikin video perdana?

Sejujurnya rasanya nggak nyaman banget. Wajah terasa kaku, bibir rasanya kaku, badan juga rasanya kaku. jantung berdebar.

Saya juga ada perasaan malu, didengar orang dari luar, karena ngomong sendiri.

Dan otak saya rada rada kaget gitu, dimana kata per kata, kalimat per kalimat itu tersusun berantakan di kepala, mereka kayak rebutan mau keluar, panik. Rada ngeblank juga awal awalnya.

Terus ada perasaan juga, kalau takut videonya nggak bagus, kuatir nanti pas di upload banyak orang yang nggak suka, dll.

Tapi tadi benar benar saya paksakan banget, pokoknya bodo amat, langsung tekan tombol record, gimanapun hasilnya, pokoknya hari ini harus selesai. Dan nggak berasa total ngomong setengah jam, sebagian di cut karena salah salah.

Tujuan saya membuat channel youtube

Mungkin lebih tepatnya, mulai membuat konten, dalam format video kali ya. karena nantinya tidak hanya di upload di youtube, tapi juga di platform lainnya seperti tiktok, instagram, facebook, pinterest dan lain lain. Termasuk di website juga.

Ada 2 tujuan utama, kenapa saya memulai channel youtube tahun 2023 ini.

  • Untuk pengembangan diri
  • Untuk pengembangan usaha

Oke saya coba bahas satu persatu.

1. Pengembangan usaha

Proses packing produk, paket siap dikirim ke beberapa Kota di seluruh Indonesia. (oleh Komang, petugas packing)

Saya mau cerita dari konteks pengembangan usaha dulu aja ya.

Sebagai bisnis owner, selama ini, “dalam konteks pembuatan konten” untuk produk, saya cuman mentok di nulis artikel di blog. Dimana itu adalah cara konten kreator tahun 2000an sebetulnya, dan masih saya lakukan sampai sekarang.

Sedangkan saat ini, cara orang mengkonsumsi konten sudah tidak baca lagi, tapi udah menyimak audio dan video.

Untuk sebagian orang, atau untuk pencarian – pencarian tertentu, ngetiknya bukan di google lagi, tapi udah di kolom pencarian youtube.

Nah bagi para bisnis owner, termasuk saya, tentu pengennya produk ataupun jasa yang kita punya, harus selalu bisa relevan dari tahun ke tahun ia nggak?

atau kalau bisa sih nggak hanya sekedar relevan, tapi juga bisa terus tumbuh dan profit tiap bulannya, setiap tahunnya.

(walaupun udah telat sebenarnya klo ngomong gini sekarang, ya mending telat dari pada tidak sama sekali ya nggak?).

Yang pertama, itu. untuk pengembangan usaha.

2. Pengembangan diri

Bisnis online saya masuk liputan majalah Trubus.

Sedangkan dalam konteks pengembangan diri, saya tuh pengen mengejar ketertinggalan saya. di perkembangan jaman lah ya kalau boleh dibilang.

Contoh, saya tuh sampai sekarang belum pakek aplikasi tiktok, saya juga belum pakai twitter, bukannya nggak ngerti cara makeknya, lebih ke belum nemu asiknya aja.

instagram aja saya cuman pakai fitur basicnya aja.

Selain di ranah persosmedan, saya juga pengen ngembangin skill public speaking, foto dan videografi, editing, copywriting, dan lain – lain. termasuk ngembangin circle.

Nah dengan mulai ngonten di youtube, harapannya, saya jadi ngeksplor lagi semua hal itu.

Itu kenapa saya men-challenge diri saya, Tahun 2023 harus bisa jadi kreator di youtube. Karena youtube merupakan pintu masuk ke platform lainnya, seperti tiktok, instagram, facebook, pinterest, dll.

Kenapa memulai youtube di tahun 2023?

Kenapa baru bikin youtube di tahun ini? karena saya menunda selama 5 Tahun.

Saya menunda nunda terus, sampai 5 tahun, karena pengennya biar gini dulu, biar gitu dulu, nunggu selesai ini dulu, selesai itu dulu, ada aja alasannya. ehh udah 5 tahun aja. yang lain udah jauh, saya baru mulai.

Pas lagi nyusun resolusi baru di bulan Desember bulan lalu, saya terpapar video salah satu konten kreator dari UK namanya Ali Abdaal yang judulnya “How To Start a YouTube Channel – Beginner’s Guide to YouTube”, yang ternyata Bang Ali Abdaal ini dulunya seorang dokter dan sekrang jadi fulltime youtubers deh kalau tidak salah.

Intinya, di video beliau ini, saya jadi tau gimana “frameworks” dari cara berfikirnya, sampai step by step yang harus dilakukan, bagi seseorang yang pengen memulai channel youtube. Cara dia ngejelasin itu style pengajar banget. terstruktur, akademis banget lah.

dan beberapa hari kemudian, saya terpapar 1 video lagi, kali ini dari Vanessa Lau yang judulnya “Watch these 38 minutes if you want a successful YouTube channel in 2023”

Nah ini agak beda, beda sama bang ali tadi yang kalem, sopan, style dokter banget lah.

Sedangkan Vanessa Lau ini agak rock n roll. waktu doi menjadi pembicara di sebuah acara bernama “Grow With Video (live)”, wah materi yang dibawain itu Kalau kata orang orang sekarang, presentasinya vanessa lau ini  “isinya daging semua”.

Saya tidak hanya sekedar paham frameworks dan step by step untuk menjadi konten kreator, tapi juga ilmu fundamentalnya. ilmu spiritualnya. spirit sebagai konten kreator, harus kita punya dulu sebelum mulai. Agar kita tau dari mana mau kemana.

Mindset apa yang harus kita install di kepala, agar menjadi konten kreator yang disiplin dan tahan banting. bertahan sampai goal tercapai.

Setelah nonton videonya Vanessa Lau ini, akhirnya saya putuskan, untuk mulai hari ini, saya mau lawan! itu semua, perasaan takut, kuatir, malu, termasuk sifat perfectionist, intinya semua perasaan yang menghambat untuk memulai youtube, saya lawan.

Topik yang mau di angkat sebagai konten

Di awal tadi sempat saya jelasin, ada 2 tujuan utama kenapa saya membuat channel youtube, (1.) Pengembangan diri, dan (2.) Pengembangan usaha.

Saya prioritaskan dulu pengembangan usaha, karena itu yang sudah pasti menghasilkan profit, nanti untuk pengembangan diri otomatis juga mengikuti seiring proses pengembangan channel youtube.

Itu artinya, topik utama yang saya mau angkat adalah hal – hal yang berkaitan dengan produk yang saya jual. ia kan?

(Saya sengaja tidak spell disini, nama bisnisnya, biar ga terindex saat pencarian di youtube.

Kan ga lucu, orang nyari info produk, eh malah munculnya video ini. kan ga relate.)

Tapi untuk topik edukasi terkait produk, saya buatin channel khusus, sesuai nama produknya. Bukan di channel ini.

Diluar itu, saya juga pengen eksperimen, mengangkat topik topik lain yang dekat dengan saya, baik itu hobby ataupun pekerjaan lain yang saya lakukan sehari hari. Selama itu adalah hal yang saya suka, dan hal yang saya bisa kerjakan.

Karena menurut teori, kalau mau terjun sebagai konten kreator, baiknya pilihlah bidang/topik yang kita cintai. biar ga gampang capek. 

Kenapa gitu? karena sebagai konten kreator pemula, awal awal nggak ada uangnya! kita tidak bisa langsung mengharapkan uang adsense.

jadi saya mulai ngeyoutube ini tujuan utamanya bukan adsense.

Bukannya nggak pengen, ya kalau dapet ya bersyukur, karena faktanya untuk mencapai ke titik itu, butuh jam terbang yang nggak sebentar.

Kalau dari awal kita ekspektasinya adalah uang dari adsense, aduh pasti stress deh.

Kebetulan kalau saya, memulai youtube karena emang suka sama topiknya. disamping itu, kalau saya mengerakan ini dengan baik, maka penjualan produk saya juga akan lebih meningkat, sehingga hasil yang saya dapat dari penjualan produk, bukan sekedar ngandelin adsense.

Nah akhirnya saya pilih, ada 2 bidang yang saya bisa dan saya suka kerjakan.

  • Pengembangan produk probiotik
  • Pengembangan aplikasi berbasis web

Saya juga mau masukin hobby saya, saya pilih 2 

Selama bertahun – tahun, saya menekuni 4 bidang ini.

  • Pengembangan minuman probiotik
  • Programming (mulai dari web, mobile, dan desktop)
  • Musik (penulisan lagu, pembuatan instrumen musik, penggunaan hardware dan software, untuk level home studio)
  • Makan (bukan masak) makan! saya suka banget makan.

Nah dari keempat bidang itu, akan saya kontenkan, lalu di upload di akunnya masing masing. Bukan di akun ini..! Jadi ke 4 bidang tadi, akan di buatkan masing masing akunnya.

Ya walaupun engga semuanya sekaligus di develop secara bersamaan, setidaknya 4 hal itu yang saya bisa dan suka kerjakan. Saya tidak tau, akan mulai dari mana.

Lalu channel ini tentang apa?

Channel ini adalah dokumentasi proses saya belajar, bagaimana cara menjadi konten kreator. Sekali lagi, channel ini adalah catatan belajar. Saat mengeksekusi 4 channel tadi.

Karena saat ini, ilmu saya di dunia konten kreatoran itu 0.

Sedangkan untuk mendevelop ke 4 akun tadi, saya harus belajar ilmunya kan? dari para konten kreator yang sudah sukses.

Nah dalam proses ini, tentu akan ada proses belajar teorinya dulu, kemudian dipraktekkan, lalu ada outputnya, apakah cara itu berhasil atau tidak.

Nah kan sayang banget, kalau ilmu ilmu dan proses eksperimen ini, hanya saya simpan di kepala saya aja gitu.

Jadi saya putuskan untuk mendokumentasikan semuanya dari awal,

hingga kalau nanti ada orang orang yang baru mulai karir sebagai konten kreator, yang posisinya beberapa langkah di belakang saya (baru mulai), mereka bisa gunakan catatan belajar saya di channel ini sebagai petunjuk.

Oke, kalau disimpulkan, konten konten di channel youtube ini, nanti isinya seputar 

“Bagaimana cara menjadi konten kreator”

  • Mulai dari mindset
  • Tips dan trik
  • Hingga tutorial (proses produksi dan pendistribusian konten di berbagai platform, mulai dari youtube, tiktok, instagram, facebook, pinterest, website, dan sebagainya.)

Nah itu sih penjelasan video ke #0 ini, kita lihat apa yang akan terjadi selama 1 Tahun ini. apakah saya berhasil konsisten, atau gagal konsisten?

Kita lihat nanti.

Selamat mengikuti. dan Terima kasih.

Salam,

Putu Adi.


belajar kombucha

Follow saya di sosial media

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments